Hasil kreasi siswa kelas XII jurusan Tata Boga menghias kue dengan menggunakan butter cream


Suasana pagi peserta didik sesi 1 terasa sangat berbeda khususnya bagi siswa kelas XII Tata Boga SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Mereka tampak sumringah memakai baju khusus jurusan (chef jacket),, menuju ke laboratorium boga. Bukan tanpa sebab, ternyata mereka sangat antusias menerima mata pelajaran kejuruan kuliner yang diajar oleh Firlia Wahyu Puspitasari S.Pd. materi praktek kali ini  tentang cake decoration dengan submateri pengenalan penggunaan penutup kue. 

Menurut Firly, materi kali ini sangat menantang. Karena siswa benar-benar diuji imajinasi dan kreatifitasnya dalam menghias kue yang telah mereka persiapkan. Mereka diajarkan bagaimana membuat butter cream dengan komposisi bahan dan rasa yang pas. Selain itu mereka juga diajarkan bagaimana mengkreasikan fondant (gula hias) yang biasanya dipergunakan untuk mempercantik kue dengan berbagai macam bentuk. "Materi kali ini memang tujuannya selain untuk mengasah jiwa kreatifitas mereka dalam menghias, juga membekali mereka untuk siap menerima tantangan industri yang semakin ketat dan beragam," Tuturnya.

Kreasi siswa kelas XII jurusan tata boga SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dalam menghias kue dengan fondant


Proses Menghias Kue dengan Butter Cream dan Fondant

Suasana laboratorium tata boga pagi itu seperti arena master chef. 31 peserta didik beradu menuangkan ide di atas kue mulai dari pukul 07.00 - 10.00 WIB. Kelihaian mereka dalam meracik komposisi bahan, memadukan warna- warna cantik dalam plastik segitiga dan permainan model spuit yang beragam

Patut diacungi jempol. Tangan- tangan sigap para calon chef dan baker ini benar- benar lincah memainkan spuit membentuk aneka ragam bentuk bunga, garis gelombang, ornamen pita dan buah semakin memeriahkan kue hasil karya mereka. 

Firly berharap agar pengalaman mereka saat ini, bisa menjadi bekal mereka kemudian hari. Mereka harus bisa membaca cepat permintaan pasar, agar bisa tetap bertahan di dunia kuliner. "Saya berharap suatu saat mereka bisa sukses, membuka lapangan kerja dan mencintai dunia kuliner dengan segala mengembangkan kreatifitas inovatifnya." Pungkas Firly 

(*)


*) Rizka Sri Wulandari