Shin Tae-yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta 
Sumber gambar: https://bola.kompas.com/read/2026/06/08/13432348/alasan-shin-tae-yong-terima-tawaran-jadi-pelatih-baru-persija
 

Jakarta - Kabar besar datang dari Persija Jakarta. Klub ibu kota resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut langsung memunculkan antusiasme besar di kalangan Jakmania dan pecinta sepak bola nasional.

Bukan tanpa alasan. Sosok Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang berhasil mengangkat performa Timnas Indonesia selama lima tahun terakhir. Kini, kedatangannya ke Persija membuka peluang reuni dengan sejumlah pemain yang pernah menjadi andalannya saat menangani skuad Garuda.

Lantas, siapa saja pemain Persija yang kembali bekerja sama dengan Shin Tae-yong?

Persija Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Kepala

Era baru Persija Jakarta resmi dimulai setelah manajemen klub menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Super League 2026/2027. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut dikontrak selama tiga musim dan dipercaya menggantikan Mauricio Souza yang belum mampu mengantarkan Macan Kemayoran meraih gelar juara pada musim lalu.

Keputusan merekrut Shin Tae-yong bukan tanpa pertimbangan matang. Sebagaimana dilansir Tempo, Presiden Persija Mohamad Prapanca mengungkapkan bahwa klub membutuhkan sosok pelatih berpengalaman yang mampu membawa Persija kembali menjadi kekuatan utama dalam persaingan sepak bola nasional. Langkah ini diambil setelah tim ibu kota menutup musim 2025/2026 di posisi ketiga klasemen akhir dan gagal memenuhi target menjadi kampiun.

Optimisme terhadap kehadiran Shin Tae-yong cukup beralasan. Selama menangani Timnas Indonesia, ia dikenal sebagai pelatih yang berhasil meningkatkan kualitas permainan sekaligus mental bertanding para pemain. Pendekatan disiplin dan kemampuan membangun tim yang kompetitif menjadi salah satu ciri khas kepemimpinannya.

Dalam rentang 2020 hingga 2025, Shin Tae-yong mencatat sejumlah pencapaian penting bersama skuad Garuda. Di bawah arahannya, Indonesia sukses meloloskan beberapa kelompok usia ke ajang Piala Asia, menembus babak 16 besar Piala Asia 2023, mencapai semifinal Piala Asia U-23 2024, serta melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Catatan tersebut menjadi modal berharga yang diharapkan mampu membawa Persija kembali bersaing di jalur juara.

Mengapa Kehadiran Shin Tae-yong Penting bagi Persija?

Datangnya Shin Tae-yong tidak hanya menghadirkan harapan baru dari sisi taktik dan strategi. Kehadirannya juga dinilai dapat memaksimalkan potensi para pemain Persija yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya di Timnas Indonesia.

Faktor kedekatan emosional dan pemahaman karakter pemain menjadi keuntungan tersendiri. Shin Tae-yong sudah mengenal kualitas, mentalitas, hingga gaya bermain beberapa pemain inti Persija.

Kondisi tersebut membuat proses adaptasi diperkirakan berjalan lebih cepat dibandingkan jika Persija menunjuk pelatih yang benar-benar baru mengenal sepak bola Indonesia. Dalam artikel yang dirilis oleh kompas baru-baru ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut bahwa materi pemain Persija saat ini sangat mendukung filosofi permainan yang selama ini diterapkan oleh Shin Tae-yong.

3 Mantan Andalan Timnas Indonesia yang Bereuni dengan Shin Tae-yong di Persija

Sejumlah pemain Persija pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong. Berikut tiga nama yang berpotensi kembali menjadi andalan sang pelatih di level klub.

1. Rizky Ridho, Bek Kepercayaan Shin Tae-yong

Nama pertama yang langsung terlintas adalah Rizky Ridho.

Bek tengah berusia muda tersebut merupakan salah satu pemain yang paling sering mendapatkan kepercayaan dari Shin Tae-yong saat membela Timnas Indonesia. Kemampuan membaca permainan, duel udara yang kuat, serta jiwa kepemimpinannya membuat Ridho menjadi sosok penting di lini belakang.

Selama era Shin Tae-yong, Rizky Ridho berkembang menjadi salah satu bek terbaik Indonesia. Karena itu, banyak pihak meyakini dirinya akan menjadi fondasi utama pertahanan Persija pada musim mendatang.

Selain memiliki kualitas teknis yang mumpuni, Ridho juga sudah memahami tuntutan permainan yang diinginkan oleh sang pelatih.

2. Jordi Amat, Pemimpin Berpengalaman di Lini Belakang

Reuni berikutnya melibatkan Jordi Amat.

Pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi Eropa tersebut menjadi salah satu figur penting dalam proyek pembangunan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.

Kehadiran Jordi tidak hanya memberikan ketenangan di sektor pertahanan, tetapi juga menghadirkan kepemimpinan yang dibutuhkan tim saat menghadapi pertandingan-pertandingan besar.

Apabila tetap menjadi bagian dari skuad Persija musim depan, Jordi berpotensi menjadi perpanjangan tangan Shin Tae-yong di lapangan. Pengalamannya memahami filosofi sang pelatih dapat membantu proses adaptasi pemain lain di dalam tim.

Kombinasi antara Jordi Amat dan Rizky Ridho juga berpotensi menjadi duet bek tengah yang solid bagi Macan Kemayoran.

3. Witan Sulaeman, Anak Emas Shin Tae-yong

Tidak lengkap membahas era Shin Tae-yong tanpa menyebut nama Witan Sulaeman.

Pemain asal Palu tersebut dikenal sebagai salah satu pemain favorit Shin Tae-yong selama menangani Timnas Indonesia. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan menyerang dari sisi sayap membuat Witan kerap menjadi pilihan utama dalam berbagai turnamen internasional.

Meski performanya bersama klub sempat mengalami pasang surut, kedatangan Shin Tae-yong diyakini bisa menjadi momentum kebangkitan bagi Witan.

Hubungan yang sudah terjalin sejak di Timnas Indonesia memungkinkan sang pemain tampil lebih percaya diri dan memahami instruksi pelatih dengan lebih baik.

Tidak sedikit pengamat yang menilai bahwa sistem permainan Shin Tae-yong sangat cocok dengan karakter permainan Witan yang mengandalkan mobilitas tinggi dan agresivitas saat menyerang.

Peluang Persija Bersaing Merebut Gelar Juara

Penunjukan Shin Tae-yong menjadi salah satu langkah paling ambisius yang dilakukan Persija dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan dukungan pemain berkualitas seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Witan Sulaeman, peluang Persija untuk kembali bersaing di papan atas semakin terbuka lebar.

Keunggulan terbesar bukan hanya terletak pada kualitas individu para pemain Persija, melainkan juga pada fakta bahwa sebagian dari mereka sudah memahami filosofi kepelatihan Shin Tae-yong.

Jika proses adaptasi berjalan lancar dan manajemen mampu mempertahankan komposisi skuad utama, bukan tidak mungkin Persija menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar Super League 2026/2027.

Bagi para pendukung Macan Kemayoran, reuni antara Shin Tae-yong dan mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia menjadi alasan kuat untuk menatap musim baru dengan optimisme yang lebih besar