Malang, 12 Agustus 2026 — Melihat potensi sektor pertanian dan peternakan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kelompok 44 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah-'Aisyiyah menghadirkan program kerja berupa Workshop Pembuatan Eco Enzym. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN untuk mendorong masyarakat agar mampu mengolah limbah organik yang dihasilkan dari aktivitas pertanian menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
Desa Bendosari dikenal sebagai salah satu wilayah yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian dan peternakan. Aktivitas tersebut menghasilkan berbagai jenis limbah organik, terutama limbah sisa hasil pertanian yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut menjadi perhatian Kelompok 44 KKN Muhammadiyah-'Aisyiyah untuk menghadirkan edukasi mengenai alternatif pengelolaan limbah yang sederhana, murah, dan dapat diterapkan oleh masyarakat.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 44 memilih eco enzym sebagai salah satu solusi yang diperkenalkan kepada masyarakat. Melalui proses fermentasi sederhana dengan memanfaatkan limbah organik, seperti sisa buah dan sayuran, masyarakat dapat mengubah limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Workshop dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Bendosari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat desa, ibu-ibu PKK, ketua RT dan RW setempat, serta masyarakat Desa Bendosari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai eco enzym. Mahasiswa KKN menjelaskan mengenai pengertian, manfaat, bahan yang dapat digunakan, serta tahapan dalam proses pembuatannya. Penyampaian materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik sekaligus membuka wawasan bahwa limbah pertanian dapat memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan eco enzym. Warga bersama mahasiswa KKN mengikuti setiap tahapan pembuatan secara langsung sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman praktis yang dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan berakhir.
“Kegiatan workshop eco enzym ini menjadi langkah kecil kami untuk mengajak masyarakat memanfaatkan limbah pertanian menjadi sesuatu yang bernilai guna. Harapannya, ilmu yang dibagikan hari ini dapat terus diterapkan dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat Desa Bendosari.”- M. Rizki Ramadhan, Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah Palembang selaku Koordinator Desa KKN Mas Kelompok 44
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat Desa Bendosari terhadap pengelolaan limbah berbasis potensi lokal. Dengan mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai petani dan peternak, pemanfaatan limbah organik diharapkan tidak hanya membantu mengurangi permasalahan limbah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sumber daya yang sebelumnya belum memiliki nilai guna.
Melalui workshop tersebut, KKN Muhammadiyah-'Aisyiyah Kelompok 44 tidak sekadar menghadirkan kegiatan edukasi, tetapi berupaya mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap limbah dari sesuatu yang harus dibuang menjadi sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh selama workshop dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Bendosari secara berkelanjutan.
Pewarta: Siti Fatma