Malang, 21 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN Muhammadiyah ’Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 44 melaksanakan kegiatan edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) bersama siswa kelas 9 SMPN 4 Pujon Satu Atap pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penggunaan obat yang baik dan benar sekaligus mencegah terjadinya kesalahan maupun penyalahgunaan obat.

Kegiatan edukasi tersebut melibatkan mahasiswa KKN MAS Kelompok 44, tenaga pendidik SMPN 4 Pujon Satu Atap, serta siswa kelas 9. Pemilihan siswa SMP sebagai sasaran edukasi didasarkan pada usia remaja yang mulai memiliki kemampuan untuk memahami informasi kesehatan dan mengambil keputusan sederhana terkait kesehatan, termasuk dalam penggunaan obat.

Melalui edukasi DAGUSIBU, siswa diperkenalkan dengan prinsip dasar dalam pengelolaan obat, mulai dari bagaimana mendapatkan obat dari sumber yang tepat, menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat dengan benar, hingga membuang obat secara tepat. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan penggunaan obat yang aman sejak dini serta mencegah kesalahan penggunaan obat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan diawali dengan ice breaking berupa permainan untuk membangun suasana yang menyenangkan dan meningkatkan antusiasme siswa. Setelah itu, siswa diberikan soal pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai penggunaan obat.


Sesi berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi DAGUSIBU oleh Siti Fatma, mahasiswi Farmasi Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon, dan Fadhillah Eka Agustina, mahasiswi Farmasi Universitas Muhammadiyah Gombong. Materi disampaikan secara interaktif dengan memberikan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa menunjukkan antusiasme dengan aktif mengajukan pertanyaan serta menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim KKN. Kegiatan kemudian ditutup dengan pengerjaan posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti edukasi.

“Kami memilih siswa SMP sebagai sasaran edukasi karena pada usia remaja mereka sudah mulai mampu memahami dan mengambil keputusan sederhana terkait kesehatan. Harapannya, melalui edukasi DAGUSIBU ini, siswa tidak hanya mengetahui cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa obat bukanlah sesuatu yang boleh digunakan secara sembarangan, melainkan harus digunakan dengan tepat dan sesuai aturan.”-siti fatma

Antusiasme siswa menjadi salah satu hal yang menonjol selama kegiatan berlangsung. Mereka tidak hanya mengikuti materi dengan baik, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam permainan, diskusi, dan sesi tanya jawab.

Tim KKN MAS Kelompok 44 juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMPN 4 Pujon Satu Atap yang telah memberikan ruang dan waktu bagi pelaksanaan kegiatan edukasi. Dukungan dari pihak sekolah menjadi bagian penting dalam kelancaran kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, KKN MAS Kelompok 44 berharap edukasi DAGUSIBU dapat memberikan pengetahuan praktis kepada siswa sehingga mereka mampu menjadi generasi yang lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat. Pengetahuan tersebut juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dibagikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

 Pewarta: Siti Fatma